Cara Memilih Power Analyzer untuk Uji Harmonisa dan Flicker

Penganalisis harmonisa dan flicker Kikusui KHA3000 untuk peralatan satu dan tiga fasa

Uji kualitas daya dan harmonisa memerlukan dua kelas instrumen yang berbeda, dan memilih kelas yang salah membuat pengujian tidak dapat diselesaikan meski anggarannya cukup. Kelas pertama adalah power meter, yang mengukur besaran daya pada satu titik: tegangan, arus, daya aktif, faktor daya, dan besaran lain. Kelas kedua adalah analyzer harmonisa dan flicker, yang menjalankan pengujian kesesuaian terhadap standar emisi harmonisa arus. Panduan ini memetakan kebutuhan pengujian ke instrumen yang tepat.

Power meter: banyak besaran pada satu titik ukur

Power meter digital pada kategori ini dirancang ringkas untuk pengukuran satu fasa, dengan 17 item pengukuran yang mencakup tegangan, arus, frekuensi, daya aktif, sudut fasa, dan faktor daya. Akurasi dasarnya dinyatakan ±(0,1 % pembacaan + 0,1 % rentang) dan rentang arusnya 5 mA sampai 20 A, sehingga mencakup pengukuran daya siaga yang nilainya kecil. Empat item pengukuran dapat ditampilkan bersamaan, dan instrumen ini dinyatakan sesuai dengan IEC 62301 edisi pertama untuk pengukuran daya siaga pada peralatan elektronik.

Antarmuka pada kategori ini meliputi RS-232C sebagai standar serta GPIB dan USB sebagai opsi pabrik. Periksa ketersediaan antarmuka ini sejak awal bila hasil pengukuran perlu direkam otomatis.

Penganalisis harmonisa dan flicker: pengujian kesesuaian

Instrumen kelas ini menjalankan pengujian kesesuaian terhadap standar emisi harmonisa arus dan standar flicker. Pada kategori ini, instrumen yang tersedia mendukung standar IEC 61000-3-2 Edisi 5.0 (2018) untuk harmonisa dan IEC 61000-3-3 Edisi 3.1 (2017) untuk flicker, serta menyediakan pengukuran harmonisa antar-orde dengan pilihan tanpa, dengan, atau dengan orde ke-2 dan lebih tinggi.

Kemampuan arusnya menentukan peralatan apa yang dapat diuji. Perangkat yang diuji dapat berupa peralatan satu fasa atau tiga fasa dengan arus sampai 40 A per fasa, dan pengukuran di atas 40 A per fasa didukung melalui versi firmware tertentu dengan probe penjepit. Instrumen ini ditujukan untuk mengevaluasi peralatan satu fasa dan tiga fasa pada 16 A dan lebih.

Tabel: kebutuhan pengujian dan instrumen yang sesuai

Kebutuhan Instrumen
Mengukur tegangan, arus, daya, dan faktor daya pada satu titik Power meter digital
Mengukur daya siaga peralatan elektronik Power meter dengan kemampuan rentang arus kecil
Menguji kesesuaian emisi harmonisa arus Penganalisis harmonisa dan flicker
Menguji flicker peralatan satu atau tiga fasa Penganalisis harmonisa dan flicker dengan fungsi flicker
Menguji peralatan berarus lebih dari 40 A per fasa Penganalisis dengan probe penjepit dan firmware yang mendukung
Merekam hasil pengujian secara otomatis Instrumen dengan antarmuka RS-232C, GPIB, atau USB

Rentang arus dan jumlah fasa

Rentang arus menentukan jenis peralatan yang dapat diuji. Standar batas emisi harmonisa arus yang menjadi acuan utama berlaku untuk peralatan dengan arus masukan sampai 16 A per fasa, sementara instrumen pada kategori ini ditujukan untuk mengevaluasi peralatan pada 16 A dan lebih, dengan kemampuan sampai 40 A per fasa. Pada suplai 230 V satu fasa, arus 16 A setara dengan daya sekitar 230 V × 16 A = 3.680 VA, sehingga peralatan rumah tangga dan perkakas listrik umumnya berada di bawah batas itu, sedangkan peralatan industri kecil dapat melampauinya.

Jumlah fasa menentukan konfigurasi pengukuran. Peralatan satu fasa cukup diuji dengan konfigurasi satu fasa, sedangkan peralatan tiga fasa memerlukan instrumen yang mendukung pengukuran tiga fasa. Tentukan dahulu peralatan berdaya terbesar yang akan diuji di laboratorium, karena kemampuan instrumen ditentukan oleh peralatan terbesar itu, bukan oleh rata-rata peralatan yang diuji.

Standar yang harus didukung instrumen

Standar acuan berubah seiring waktu, dan instrumen menyatakan edisi standar yang didukungnya. Pada kategori ini, instrumen harmonisa dan flicker menyatakan dukungan terhadap beberapa edisi standar harmonisa arus maupun standar teknik pengukurannya, termasuk edisi lama yang masih dipakai pada pengujian tertentu. Periksa daftar edisi yang didukung terhadap persyaratan pelanggan atau lembaga penguji tempat hasil pengujian akan diserahkan.

Perhatikan juga standar teknik pengukuran, karena pengukuran harmonisa diatur oleh standar tersendiri di luar standar batasnya. Standar teknik pengukuran harmonisa dan interharmonisa berlaku untuk instrumen yang mengukur komponen spektral pada rentang frekuensi sampai 9 kHz yang bertumpuk pada komponen dasar.

Fitur yang mempermudah pekerjaan sehari-hari

Dua hal sering menentukan kecepatan pengujian. Pertama, tampilan hasil secara waktu nyata untuk melihat kondisi perangkat yang diuji saat pengujian berjalan. Kedua, fungsi bantu yang menjelaskan standar dan istilah teknis kepada operator, yang berguna ketika pengujian dilakukan oleh beberapa orang dengan latar belakang berbeda.

Daftar periksa pemilihan

  1. Tentukan besaran yang perlu diukur: daya saja, atau kesesuaian terhadap standar harmonisa dan flicker.
  2. Ukur atau perkirakan arus peralatan terbesar yang akan diuji.
  3. Tentukan jumlah fasa peralatan yang akan diuji.
  4. Catat edisi standar yang harus didukung sesuai persyaratan pelanggan.
  5. Periksa rentang arus instrumen terhadap kebutuhan pengukuran daya siaga bila relevan.
  6. Periksa akurasi dasar terhadap kebutuhan pelaporan hasil.
  7. Periksa antarmuka yang tersedia untuk perekaman hasil pengujian.
  8. Periksa kebutuhan probe penjepit untuk arus di atas kemampuan bawaan instrumen.
  9. Periksa kondisi lingkungan dan kategori pengukuran di laboratorium tempat instrumen akan dipakai.

Kapan cukup satu instrumen, kapan perlu keduanya

Laboratorium yang hanya memeriksa kondisi suplai dan konsumsi daya sebuah peralatan cukup dengan power meter. Laboratorium yang menerbitkan pernyataan kesesuaian terhadap standar emisi harmonisa memerlukan analyzer harmonisa dan flicker. Bila laporan yang diminta mencakup keduanya, yaitu konsumsi daya siaga dan kesesuaian emisi, maka dua instrumen diperlukan karena rentang arus keduanya berbeda: pengukuran daya siaga memerlukan rentang arus kecil dan akurasi tinggi pada arus rendah, sedangkan pengujian emisi memerlukan kemampuan arus yang jauh lebih besar.

Susun daftar jenis laporan yang akan diterbitkan laboratorium selama dua tahun ke depan, lalu cocokkan instrumen terhadap daftar itu. Cara ini menghindari dua kesalahan yang sama mahalnya, yaitu membeli instrumen yang kemampuannya belum diperlukan dan membeli instrumen yang kemudian tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan.

Kesalahan umum

  • Membeli power meter untuk pekerjaan yang memerlukan pengujian kesesuaian standar.
  • Memilih instrumen berdasarkan arus peralatan terkecil, bukan terbesar, yang akan diuji.
  • Mengabaikan edisi standar yang harus didukung pada pengujian tertentu.
  • Melupakan kebutuhan probe penjepit untuk peralatan berarus besar.
  • Tidak memeriksa antarmuka perekaman sebelum instrumen dibeli.
  • Menganggap pengukuran daya siaga dapat dilakukan dengan rentang arus besar.

Peralatan dan konfigurasi terkait

Kesimpulan

Pemilihan instrumen dimulai dari pekerjaan yang akan dilakukan: pengukuran besaran daya memerlukan power meter, sedangkan pengujian kesesuaian terhadap standar emisi harmonisa dan flicker memerlukan analyzer khusus. Setelah itu, kemampuan arus, jumlah fasa, edisi standar yang didukung, dan antarmuka perekaman menentukan instrumen mana yang benar-benar dapat dipakai. Untuk meninjau konfigurasi instrumen kualitas daya yang sesuai dengan peralatan yang akan Anda uji atau menyiapkan permintaan penawaran, tim Terastek dapat membantu mencocokkannya.

Sumber resmi

  1. KIKUSUI Electronics Corp., “Harmonic/Flicker Analyzer (Three-phase/single-phase, high-current-capable type) KHA3000”, https://global.kikusui.co.jp/w2-2/harmonic_flicker-analyzer-en/kha3000-en/kha3000/ — diakses 30 September 2026
  2. KIKUSUI Electronics Corp., “Digital Power Meter KPM1000”, https://global.kikusui.co.jp/w2-2/measurement-instrument-en/kpm1000-en/kpm1000/ — diakses 30 September 2026
  3. IEC, “IEC 61000-3-2:2018+AMD1:2020+AMD2:2024 CSV Electromagnetic compatibility (EMC) — Part 3-2: Limits — Limits for harmonic current emissions (equipment input current 16 A per phase)”, https://webstore.iec.ch/en/publication/92799 — diakses 30 September 2026
  4. IEC, “IEC 61000-4-7:2002+AMD1:2008 CSV Electromagnetic compatibility (EMC) — Part 4-7: Testing and measurement techniques — General guide on harmonics and interharmonics measurements and instrumentation”, https://webstore.iec.ch/en/publication/4228 — diakses 30 September 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
WhatsApp