Weighting A/C/Z, Time Weighting, dan Kalibrasi Pengukuran Akustik
Weighting A/C/Z dan time weighting pada pengukuran akustik: cara membaca parameter, kalibrasi 1 kHz, dan memilih jenis mikrofon pengukuran industri.
Weighting A/C/Z dan time weighting pada pengukuran akustik: cara membaca parameter, kalibrasi 1 kHz, dan memilih jenis mikrofon pengukuran industri.
Strain gauge dan jembatan Wheatstone: trade-off sensitivitas, kompensasi suhu, resistansi kabel lead, dan pemanasan sendiri pada pengukuran.
Isolasi galvanik pada pengukuran industri: kapan benar-benar diperlukan, cara kerjanya, dan efeknya pada ground loop serta akurasi data akuisisi.
Penjelasan praktis hubungan RBW, VBW, span, sweep time, dan noise floor saat mengukur sinyal RF, spur, harmonik, dan emisi rendah.
Penjelasan praktis sample rate, frekuensi Nyquist, aliasing, transition band, dan anti-alias filter saat merancang sistem DAQ.
Perbandingan AWG dan function generator berdasarkan waveform, DDS, sample-level fidelity, memory, bandwidth, jitter, trigger, dan use case R&D.
Memahami hubungan sourcing, sinking, dan measurement pada SMU, termasuk compliance, quadrant, force/sense, sweep, trigger, dan protection.
Memahami mode CC, CR, CV, dan CP pada electronic load, termasuk pulse, slew rate, trigger, stability, dan pemilihan mode untuk power supply atau battery test.
Memahami CV, CC, OVP, OCP, dan remote sense pada power supply DC, termasuk compliance resistance, current limit, proteksi, dan four-wire sensing.
Memahami S11, S21, S12, dan S22 pada DUT dua port, termasuk return loss, insertion loss, Smith chart, calibration, fixture, dan reference plane.