Digit, Count, dan Akurasi: Membaca Spesifikasi Multimeter Presisi

Ilustrasi AI: multimeter presisi dengan layar mati dan tiga benda acuan logam di atas alas kerja

Lembar data multimeter presisi memuat daftar istilah yang sering dibaca sekilas: jumlah digit, jumlah count, akurasi dasar, dan penyimpangan terhadap suhu. Perbedaan arti istilah-istilah itu menentukan apakah sebuah instrumen benar-benar memenuhi kebutuhan pengukuran. Artikel ini membahas cara membaca spesifikasi tersebut dan cara memakainya untuk menghitung batas penyimpangan hasil ukur.

Digit dan count menggambarkan hal yang sama

Cara lama menyatakan resolusi tampilan adalah dengan jumlah digit. Penulisan 3½ digit berarti ada tiga digit penuh yang masing-masing dapat menampilkan angka 0 sampai 9, ditambah satu digit setengah yang jangkauan tampilannya terbatas. Pada instrumen presisi, resolusi dinyatakan lebih tepat melalui jumlah count: salah satu instrumen pada kategori ini dinyatakan memiliki resolusi 6½ digit yang setara dengan 2.200.000 count.

Untuk menghubungkan keduanya, pada rentang ukur 10 V, satu count setara dengan 10 V ÷ 2.200.000 ≈ 4,545 µV. Angka inilah yang menentukan seberapa kecil perubahan yang dapat terlihat pada layar, dan angka ini berbeda untuk setiap rentang ukur.

Resolusi bukan akurasi

Resolusi menyatakan seberapa halus nilai ditampilkan, sedangkan akurasi menyatakan seberapa dekat nilai itu dengan nilai sebenarnya. Instrumen yang menampilkan tujuh digit dapat menampilkan angka yang tampak rinci tanpa menjamin bahwa angka tersebut lebih benar daripada instrumen dengan lima digit, kecuali spesifikasi akurasinya juga lebih baik. Karena itu dua angka ini harus dibaca bersamaan.

Membaca spesifikasi akurasi

Spesifikasi akurasi pada kelas ini umumnya dinyatakan sebagai akurasi dasar satu tahun untuk pengukuran tegangan DC. Pada salah satu instrumen 7½ digit pada kategori ini, akurasi dasar satu tahun untuk tegangan DC dinyatakan 14 PPM. Pada rentang 10 V, penyimpangan yang diizinkan setara dengan 14 × 10−&sup6; × 10 V = 140 µV. Bandingkan angka itu dengan toleransi yang harus dipenuhi; bila toleransinya lebih ketat daripada 140 µV pada rentang tersebut, instrumen dengan spesifikasi ini tidak memadai untuk pekerjaan itu.

Sebagian spesifikasi dinyatakan dalam dua suku, misalnya persentase pembacaan ditambah persentase rentang, seperti yang dipakai pada instrumen lain di katalog kami, yaitu ±(0,1 % pembacaan + 0,1 % rentang). Suku pembacaan menentukan bagian penyimpangan yang tumbuh seiring nilai yang diukur, sedangkan suku rentang menentukan bagian yang tetap terhadap rentang ukur yang dipilih. Karena ada suku rentang, memilih rentang yang jauh lebih besar daripada nilai yang diukur memperbesar penyimpangan pada hasil.

Tabel: istilah pada lembar data dan cara memakainya

Istilah Arti Cara memakainya
Digit Jumlah angka yang dapat ditampilkan Menilai kehalusan tampilan
Hitungan Jumlah nilai berbeda pada satu rentang Menghitung resolusi satu langkah pada rentang tertentu
Akurasi dasar satu tahun Penyimpangan yang diizinkan dalam satu tahun Membandingkan dengan toleransi hasil ukur
Suku pembacaan Penyimpangan yang tumbuh seiring nilai Menghitung penyimpangan pada nilai yang diukur
Suku rentang Penyimpangan tetap terhadap rentang Memilih rentang sedekat mungkin dengan nilai ukur
Koefisien suhu Tambahan penyimpangan di luar rentang suhu acuan Menilai kelayakan pada ruang tanpa pengatur suhu

Mengapa spesifikasi perlu waktu tunggu dan kalibrasi otomatis

Angka akurasi hanya berlaku bila pengukuran berlangsung pada kondisi yang dinyatakan, termasuk waktu stabilisasi dan suhu ruang. Pada kategori ini tersedia fitur kalibrasi otomatis yang dinyatakan mampu memperbaiki akurasi dan kestabilan dengan mengurangi penyimpangan akibat suhu dan waktu. Fitur itu membantu, tetapi tidak menghapus kebutuhan pemeriksaan berkala.

Anggap angka pada lembar data sebagai batas yang berlaku pada kondisi acuan, lalu periksa penyimpangan nyata instrumen terhadap acuan pada pemeriksaan berkala. Selisih antara keduanya adalah informasi yang menentukan kapan instrumen perlu dikalibrasi.

Pengukuran AC dan pengaruh bentuk gelombang

Pada kelas ini, salah satu produsen menyatakan memakai teknik sampling digital langsung untuk mengukur nilai rms AC, sehingga hasilnya lebih mewakili bentuk gelombang yang diukur dibandingkan pendekatan lain. Hal ini penting pada sinyal nyata yang tidak rata, karena sinyal pada rak atau meja selalu membawa komponen AC dari derau jala-jala dan lingkungan.

Ketertelusuran sebagai bagian dari spesifikasi

Pada produsen yang sama, seluruh spesifikasi multimeter presisinya dinyatakan telah diuji dan dijamin sesuai dengan standar ISO/IEC 17025. Bagi laboratorium, pernyataan ini menentukan apakah hasil pengukuran dapat dipertahankan ketika dipertanyakan pihak ketiga.

Daftar periksa membaca spesifikasi

  1. Catat resolusi dan jumlah count instrumen pada setiap rentang ukur.
  2. Hitung resolusi satu langkah pada rentang yang benar-benar akan dipakai.
  3. Catat akurasi dasar beserta jangka waktunya, misalnya satu tahun.
  4. Periksa apakah spesifikasi dinyatakan bersuku satu atau dua.
  5. Hitung penyimpangan yang mungkin pada nilai ukur dan rentang yang dipakai.
  6. Bandingkan hasil perhitungan itu dengan toleransi yang harus dipenuhi.
  7. Periksa koefisien suhu bila pengukuran dilakukan di luar rentang suhu acuan.
  8. Periksa pernyataan ketertelusuran kalibrasi bila hasilnya dipakai dalam laporan.
  9. Catat waktu stabilisasi yang disyaratkan sebelum pengukuran dianggap sah.

Menguji spesifikasi dengan benda acuan

Spesifikasi pada lembar data adalah jaminan pabrikan, bukan hasil pengukuran instrumen yang sedang dipakai. Untuk mengetahui penyimpangan nyatanya, instrumen diuji terhadap benda acuan yang nilainya diketahui dan tertelusur. Pada pemeriksaan rutin, benda acuan yang paling praktis adalah sumber tegangan acuan atau tahanan acuan dengan nilai yang berada dalam rentang pengukuran sehari-hari.

Catat hasil pemeriksaan berkala bersama tanggalnya. Pola penyimpangan yang terkumpul dari waktu ke waktu menunjukkan apakah instrumen cenderung bergeser satu arah, dan informasi itu lebih berguna daripada satu angka hasil kalibrasi terakhir saja.

Kesalahan umum

  • Menilai instrumen dari jumlah digit tanpa membaca akurasinya.
  • Memakai rentang ukur yang jauh lebih besar daripada nilai yang diukur tanpa menghitung suku rentangnya.
  • Membandingkan akurasi satu tahun dengan toleransi tanpa memperhitungkan waktu kalibrasi.
  • Mengabaikan koefisien suhu pada ruang tanpa pengatur suhu.
  • Menganggap fitur kalibrasi otomatis menghapus kebutuhan pemeriksaan berkala.
  • Mencatat hasil sebelum waktu stabilisasi terlewati.

Peralatan dan konfigurasi terkait

Kesimpulan

Digit dan count menyatakan resolusi, akurasi menyatakan kedekatan dengan nilai sebenarnya, dan keduanya harus dibaca bersamaan. Hitung penyimpangan yang mungkin pada rentang yang benar-benar dipakai, bandingkan dengan toleransi, lalu periksa ketertelusuran kalibrasinya bila hasil pengukuran akan dipakai dalam laporan. Untuk meninjau multimeter presisi yang sesuai dengan kebutuhan pengukuran Anda atau menyiapkan permintaan penawaran, tim Terastek dapat membantu mencocokkannya.

Sumber resmi

  1. Tektronix, “Understanding handheld DMM specifications” (Whitepaper), https://www.tek.com/en/documents/whitepaper/understanding-handheld-dmm-specifications — diakses 30 September 2026
  2. Tektronix, “DMM7510 7½-Digit Graphical Sampling Multimeter” (Data Sheet), https://download.tek.com/datasheet/DMM7510-Datasheet_1KW-60022-2.pdf — diakses 30 September 2026
  3. Keysight Technologies, “Digital Multimeters 34460A, 34461A, 34465A, 34470A” (Data Sheet), https://www.keysight.com/us/en/assets/7018-03846/data-sheets/5991-1983.pdf — diakses 30 September 2026
  4. Siglent Technologies, “SDM3065X Digital Multimeter” (Data Sheet), https://www.siglent.com/wp-content/uploads/2024/08/SDM3065X_datasheet_c04a.pdf — diakses 30 September 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
WhatsApp