Cara Memilih Generator Sinyal untuk Sistem Pengujian Otomatis

Waveform and function generator Siglent SDG7000A untuk sistem pengujian otomatis

Generator sinyal yang dipakai dalam sistem pengujian otomatis dipilih dengan pertimbangan yang berbeda dari generator untuk pekerjaan di bangku kerja. Pada sistem otomatis, instrumen harus dapat dikendalikan program, menghasilkan urutan sinyal yang sama setiap kali dijalankan, dan tetap akurat setelah berjam-jam beroperasi tanpa pengawasan. Artikel ini membahas kemampuan yang menentukan apakah sebuah generator layak dipakai pada sistem pengujian berulang.

Jumlah kanal dan sinkronisasi antar kanal

Sistem pengujian sering memerlukan lebih dari satu sinyal pada saat yang sama, misalnya sinyal utama dan sinyal pemicu, atau dua sinyal dengan beda fasa yang tetap. Generator dengan dua kanal memungkinkan hal itu dilakukan oleh satu instrumen, sehingga beda fasa antar kanal tidak dipengaruhi oleh dua perangkat yang berbeda. Pada kategori generator fungsi dan bentuk gelombang kami tersedia model dengan satu, dua, dan empat kanal, dengan jangkauan frekuensi maksimum dari 10 MHz sampai 5 GHz.

Untuk sistem yang memerlukan lebih banyak jalur, keluaran bus digital dapat dipakai. Salah satu model pada kategori ini menyediakan keluaran bus digital LVDS dan LVTTL yang mampu mengeluarkan sinyal digital sampai 1 Gbps, sehingga jalur digital tidak perlu dibuat oleh perangkat tambahan.

Mode urutan dan pengulangan bentuk gelombang

Mode urutan memungkinkan sejumlah bentuk gelombang disusun menjadi satu daftar dengan waktu dan pengulangan yang ditentukan, lalu dikeluarkan secara berurutan. Kemampuan ini yang membuat pengujian berulang bisa dijalankan tanpa campur tangan operator di antara langkah. Pada kategori ini tersedia generator yang memiliki mode dasar dan mode lanjutan, dengan mode lanjutan menyediakan penyusunan daftar bentuk gelombang beserta kendali langkah yang dapat diatur, termasuk rangkaian bentuk sinus dengan frekuensi dan amplitudo yang berbeda.

Perhatikan juga bagaimana instrumen menangani sample rate pada mode urutan. Salah satu generator pada kategori ini menyatakan bahwa mode lanjutannya memakai teknik sample rate variabel, yaitu setiap sampel pada bentuk gelombang dikeluarkan sekali dan hanya sekali pada setiap siklus, tersinkronisasi dengan sample rate. Cara ini menghindari pengulangan sampel yang sama pada bagian bentuk gelombang yang berubah lambat, sehingga panjang urutan tidak terbuang untuk bagian yang tidak berubah.

Tabel: kebutuhan sistem pengujian dan kemampuan yang dicari

Kebutuhan sistem Kemampuan generator yang diperlukan
Dua sinyal dengan beda fasa tetap Dua kanal dalam satu instrumen
Urutan pengujian tanpa operator Mode urutan dengan kendali langkah dan pengulangan
Pola panjang atau kejadian jarang Kedalaman memori yang memadai
Jalur digital pada perangkat yang diuji Keluaran bus digital LVDS atau LVTTL
Pengujian modulator dan penerima digital Kemampuan sinyal vektor
Pengujian dengan derau terkendali Pembangkit derau Gaussian dengan bandwidth yang dapat diatur
Pengujian pulsa sempit Lebar pulsa minimum yang kecil dan jitter rendah
Pemantauan kondisi sinyal saat pengujian Pemantauan bentuk gelombang di titik uji secara langsung

Kedalaman memori dan panjang pola

Kedalaman memori menentukan berapa lama bentuk gelombang arbitrer dapat dimainkan pada sample rate tertentu. Generator pada kategori ini menyediakan kedalaman memori sampai 512 Mpts, dengan sample rate bentuk gelombang arbitrer dari 0,01 Sa per detik sampai 2,5 GSa per detik. Bagi sistem pengujian, angka kedalaman memori perlu dibaca bersama sample rate yang akan dipakai, karena memori yang sama akan habis jauh lebih cepat pada sample rate tinggi.

Perhitungan: pada kedalaman memori 512 Mpts dan sample rate 2,5 GSa per detik, satu bentuk gelombang dapat dimainkan selama 512.000.000 ÷ 2.500.000.000 = 0,2 detik tanpa pengulangan. Bila bentuk gelombang yang sama perlu dimainkan lebih lama, yang bertambah adalah jumlah pengulangan, bukan panjang polanya.

Pemantauan sinyal di titik uji

Pada sistem pengujian otomatis, kesalahan paling sulit dilacak adalah ketika hasil pengukuran menyimpang tanpa diketahui apakah penyebabnya ada pada sumber sinyal atau pada perangkat yang diuji. Salah satu generator pada kategori ini menyediakan teknologi pemantauan yang memungkinkan bentuk gelombang sebenarnya di titik uji perangkat dilihat secara waktu nyata tanpa memerlukan osiloskop tambahan.

Kemampuan itu bernilai pada sistem otomatis karena pemantauan dapat dilakukan bersamaan dengan pengujian, sehingga penyimpangan dapat dikenali pada saat pengujian berlangsung dan bukan setelah hasilnya dilaporkan.

Kendali, antarmuka, dan integrasi

Generator yang dipakai pada sistem otomatis harus dapat dikendalikan dari perangkat lunak pengujian. Pada tahap pemilihan, periksa antarmuka yang tersedia dan pastikan cara pengendaliannya sesuai dengan perangkat lunak yang sudah dipakai. Periksa juga apakah pengaturan yang dibutuhkan saat pengujian dapat diubah melalui perintah, termasuk amplitudo, frekuensi, bentuk gelombang, dan langkah urutan.

Bila sistem pengujian akan dikembangkan, periksa kemampuan yang berkaitan dengan hal itu sejak awal. Kemampuan seperti keluaran diferensial, sinyal vektor dengan laju simbol sampai 500 MS per detik, dan keluaran derau Gaussian dengan bandwidth yang dapat diatur sampai 1 GHz merupakan kemampuan yang lebih sulit ditambahkan kemudian dibandingkan kemampuan dasar.

Daftar periksa pemilihan

  1. Tentukan jumlah sinyal yang harus dihasilkan bersamaan.
  2. Tentukan rentang frekuensi dan amplitudo yang dibutuhkan, termasuk amplitudo terkecil yang masih harus akurat.
  3. Periksa apakah beda fasa antar kanal harus tetap selama pengujian.
  4. Tentukan panjang bentuk gelombang dan sample rate yang akan dipakai, lalu hitung kebutuhan memorinya.
  5. Periksa ketersediaan mode urutan beserta kendali langkahnya.
  6. Periksa lebar pulsa minimum dan tingkat jitter bila sistem menguji pulsa sempit.
  7. Periksa kebutuhan jalur digital dan kemampuan bus digitalnya.
  8. Periksa antarmuka kendali dan kesesuaiannya dengan perangkat lunak pengujian.
  9. Periksa kebutuhan pemantauan sinyal di titik uji saat pengujian berlangsung.
  10. Periksa kebutuhan pengembangan berikutnya yang sulit ditambahkan kemudian.

Kesalahan umum

  • Memilih generator dari angka frekuensi maksimum saja tanpa memeriksa amplitudo pada frekuensi itu.
  • Memakai dua instrumen terpisah untuk dua sinyal yang harus memiliki beda fasa tetap.
  • Menghitung kedalaman memori tanpa menetapkan sample rate yang akan dipakai.
  • Mengabaikan mode urutan sehingga langkah pengujian masih harus dijalankan manual.
  • Tidak memeriksa lebar pulsa minimum pada pengujian pulsa sempit.
  • Memilih instrumen tanpa memeriksa kesesuaian antarmuka kendalinya dengan perangkat lunak pengujian.
  • Menunda kebutuhan keluaran diferensial atau sinyal vektor sampai sistem sudah berjalan.

Peralatan dan konfigurasi terkait

Kesimpulan

Generator untuk sistem pengujian otomatis dinilai dari jumlah kanal, kemampuan mode urutan, kedalaman memori pada sample rate yang dipakai, dan cara instrumen dikendalikan program. Kemampuan tambahan seperti keluaran bus digital, sinyal vektor, dan pemantauan bentuk gelombang di titik uji perlu diperiksa sejak tahap pemilihan karena lebih sulit ditambahkan kemudian. Untuk meninjau generator yang sesuai dengan sistem pengujian Anda atau menyiapkan permintaan penawaran, tim Terastek dapat membantu mencocokkannya.

Sumber resmi

  1. Siglent Technologies, “SDG7000A Series Arbitrary Waveform Generator” (Data Sheet EN01C), https://www.int.siglent.com/u_file/download/24_10_22/SDG7000A_Datasheet_EN01C.pdf — diakses 30 September 2026
  2. Tektronix, “Arbitrary Function Generators AFG31000 Series” (Data Sheet 75W614443), https://download.tek.com/datasheet/AFG31000-Arbitrary-Function-Generators-Datasheet-75W614443.pdf — diakses 30 September 2026
  3. Tektronix, “AFG31000 Arbitrary Function Generator”, https://www.tek.com/en/products/signal-generators/arbitrary-function-generator/afg31000 — diakses 30 September 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
WhatsApp